Konsep-konsep kunci dalam tulisan
Untuk apa membagi kekuatan persemakmuran, tapi
membubarkan, kekuatan yang dibagi saling menghancurkan satu sama lain (Thomas
Hobbes)
Reno menyediakan kerangka kerja alternatif untuk
memahami mengapa pasar informal yang bertahan hidup di seluruh Afrika serta di
Sierra Leone dan mengapa mereka menarik kepentingan banyak politisi dan
pengusaha lintas benua.
Informal market sebagai skema pasar yang menjalankan
roda perekonomian kelompok tertentu dan Negara tidak bisa mengintervensi
jalannya perekonomian.
Shadow state menjadi penentu dari perputaran
perekonomian karena pemerintah yang sah kalah dengan kelompok elit yang
menguasai sumber daya.
Argumen utama tulisan
Terdapat beberapa argumen dari pengamat maupun
praktisi dalam menangkap fenomena yang terjadi di Sierra Leone:
1.
Diamond
memberitahu kita bahwa negara Afrika yang khas dapat digambarkan sebagai Negara
yang klise dalam hal yang terlalu besar dan juga hal yang terlalu lemah.
2.
Sandbrook
menyalahkan penurunan kontrol negara terhadap sumber daya pada sebuah regulasi
yang berada ditangan masyarakat sipil
oleh otokrasi yang mencurigakan ... menyebabkan orang melarikan diri ke sektor
informal dan terlibat dalam kegiatan ilegal seperti penyelundupan, atau pergi
ke pengasingan.
3.
Joseph
membuktikan bahwa korupsi dan hilangnya kontrol atas kebohongan pasar di penguasa
Nigeria "kegagalan untuk menjaga integritas negara dalam kaitannya dengan
kelompok aneka dan organisasi masyarakat sipil.
4.
Sandbrook,
"sektor publik merupakan pusat pembangunan ekonomi Afrika."
Mengabaikan proses akumulasi dan pertukaran di Afrika masyarakat, ia mengamati
bahwa "Afrika perlu aktif, serta negara perlu dikembangkan untuk mampu
melengkapi dan mengarahkan kekuatan pasar.
5.
Kata
Bayart , "aliansi hegemonik," penguasa memperpanjang upaya mereka
untuk menambah anggota atas persetujuan anggota lain dari jaringan sosial yang
semakin beragam, dan organisasi dibutuhkan dalam rangka untuk terus memberikan
manfaat bagi elit yang setia.
6.
Copans
mencatat bahwa perhatian ke pasar informal hanya untuk diri mereka sendiri
daripada sebagai sebuah penyimpangan yang ideal untuk mengungkap adanya medan sosial dan politik
yang diperebutkan.
7.
Copans
menemukan bahwa Leopold Senghor bergabung pada bisnis pribumi dan elit politik
yang muncul pada akhir era kolonial dan elit tradisional menjadi sebuah aliansi
yang berkuasa.
8.
Rothchild
dan volume Chazan dalam Precarious Balance, "negara tampak seperti penyalur
manfaat dan juga sebagai penyusup.
9. Green mengamati pasar informal Uganda yang telah
mengakar dan kuat sebagai sistem ekonomi hukum yang tua dan menjadikan negara
terpecah belah.
Pemetaan pemikiran dalam tulisan
|
No
|
Nama
|
Pemikiran
|
|
1
|
Diamond
|
Klise
|
|
2
|
Sandbrook
|
Muncul otokrasi
|
|
3
|
Bayart
|
Aliansi hegemonic
|
|
4
|
Copans
|
Adanya pasar informal
|
|
5
|
Rothchild and Chazan
|
Negara terpecah
|
|
6
|
Green
|
Pasar informal menjadi kuat
|
|
|
|
|
Argumen utama untuk memahami
politik indonesia
Korupsi politik di Sierra Leone yang kemudian
memunculkan istilah Informal Market dan Shadow State. Informal market disini
adalah adanya pasar yang menjalankan roda perekonomian kalangan tertentu yang
disebut dengan Shadow State atau bisa dikatakan kelompok elit yang memiliki
kekuasaan atas perekonomian melebihi pemerintahan yang sah.
Di Indonesia korupsi politik lebih kepada
penyelewengan kekuasaan yang dilakukan oleh penguasa atau pemerintah yang sah
untuk melakukan sesuatu yang hanya menguntungkan dirinya sendiri maupun
kelompoknya. Sedangkan informal market juga secara tidak langsung dapat
dimaknai sebagai pasar gelap dimana barang-barang illegal dijual dan yang melindungi
transaksi jual beli barang-barang illegal tersebut adalah preman atau orang
kuat dari kepolisian maupun militer.
No comments:
Post a Comment