Sunday, May 19, 2019

CORRUPTION AND STATE POLITICS IN SIERRA LEONE


Konsep-konsep kunci dalam tulisan
Untuk apa membagi kekuatan persemakmuran, tapi membubarkan, kekuatan yang dibagi saling menghancurkan satu sama lain (Thomas Hobbes)
Reno menyediakan kerangka kerja alternatif untuk memahami mengapa pasar informal yang bertahan hidup di seluruh Afrika serta di Sierra Leone dan mengapa mereka menarik kepentingan banyak politisi dan pengusaha lintas benua.
Informal market sebagai skema pasar yang menjalankan roda perekonomian kelompok tertentu dan Negara tidak bisa mengintervensi jalannya perekonomian.
Shadow state menjadi penentu dari perputaran perekonomian karena pemerintah yang sah kalah dengan kelompok elit yang menguasai sumber daya.
Argumen utama tulisan
Terdapat beberapa argumen dari pengamat maupun praktisi dalam menangkap fenomena yang terjadi di Sierra Leone:
1.     Diamond memberitahu kita bahwa negara Afrika yang khas dapat digambarkan sebagai Negara yang klise dalam hal yang terlalu besar dan juga hal yang terlalu lemah.
2.     Sandbrook menyalahkan penurunan kontrol negara terhadap sumber daya pada sebuah regulasi yang berada  ditangan masyarakat sipil oleh otokrasi yang mencurigakan ... menyebabkan orang melarikan diri ke sektor informal dan terlibat dalam kegiatan ilegal seperti penyelundupan, atau pergi ke pengasingan.
3.     Joseph membuktikan bahwa korupsi dan hilangnya kontrol atas kebohongan pasar di penguasa Nigeria "kegagalan untuk menjaga integritas negara dalam kaitannya dengan kelompok aneka dan organisasi masyarakat sipil.
4.     Sandbrook, "sektor publik merupakan pusat pembangunan ekonomi Afrika." Mengabaikan proses akumulasi dan pertukaran di Afrika masyarakat, ia mengamati bahwa "Afrika perlu aktif, serta negara perlu dikembangkan untuk mampu melengkapi dan mengarahkan kekuatan pasar.
5.     Kata Bayart , "aliansi hegemonik," penguasa memperpanjang upaya mereka untuk menambah anggota atas persetujuan anggota lain dari jaringan sosial yang semakin beragam, dan organisasi dibutuhkan dalam rangka untuk terus memberikan manfaat bagi elit yang setia.
6.     Copans mencatat bahwa perhatian ke pasar informal hanya untuk diri mereka sendiri daripada sebagai sebuah penyimpangan yang ideal untuk  mengungkap adanya medan sosial dan politik yang diperebutkan.
7.     Copans menemukan bahwa Leopold Senghor bergabung pada bisnis pribumi dan elit politik yang muncul pada akhir era kolonial dan elit tradisional menjadi sebuah aliansi yang berkuasa.
8.     Rothchild dan volume Chazan dalam Precarious Balance, "negara tampak seperti penyalur manfaat dan juga sebagai penyusup.
9.     Green mengamati pasar informal Uganda yang telah mengakar dan kuat sebagai sistem ekonomi hukum yang tua dan menjadikan negara terpecah belah.




Pemetaan pemikiran dalam tulisan
No
Nama
Pemikiran
1
Diamond
Klise
2
Sandbrook
Muncul otokrasi
3
Bayart
Aliansi hegemonic
4
Copans
Adanya pasar informal
5
Rothchild and Chazan
Negara terpecah
6
Green
Pasar informal menjadi kuat





Argumen utama untuk memahami politik indonesia
Korupsi politik di Sierra Leone yang kemudian memunculkan istilah Informal Market dan Shadow State. Informal market disini adalah adanya pasar yang menjalankan roda perekonomian kalangan tertentu yang disebut dengan Shadow State atau bisa dikatakan kelompok elit yang memiliki kekuasaan atas perekonomian melebihi pemerintahan yang sah.
Di Indonesia korupsi politik lebih kepada penyelewengan kekuasaan yang dilakukan oleh penguasa atau pemerintah yang sah untuk melakukan sesuatu yang hanya menguntungkan dirinya sendiri maupun kelompoknya. Sedangkan informal market juga secara tidak langsung dapat dimaknai sebagai pasar gelap dimana barang-barang illegal dijual dan yang melindungi transaksi jual beli barang-barang illegal tersebut adalah preman atau orang kuat dari kepolisian maupun militer.

No comments:

Post a Comment